Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI), anggota DPR RI, dan Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Bambang Soesatyo (Bamsoet), menekankan pentingnya memanfaatkan bulan Ramadan sebagai momentum untuk meningkatkan ibadah pribadi, empati sosial, dan berbagi dengan masyarakat yang membutuhkan. Di tengah tantangan ekonomi global yang meningkatkan angka kemiskinan, pengangguran, dan ketimpangan pendapatan, Bamsoet mendorong inisiatif berbagi untuk mewujudkan solidaritas sosial.
Meningkatkan Kepedulian Sosial
Melalui keterangannya, Bamsoet mengajak setiap individu, selama bulan Ramadan, agar:
-
Berkontribusi dalam menciptakan masyarakat yang lebih baik melalui empati dan berbagi.
-
Memperkuat Persatuan dengan menunjukkan kepedulian dan cinta kasih kepada sesama.
Aksi Konkret dan Data Kemiskinan
-
Buka Puasa Bersama IMI: Pesan ini disampaikan saat acara buka puasa sekaligus perayaan ulang tahun ke-119 IMI serta pemberian santunan kepada anak yatim, di Kantor Pusat IMI, Senayan, Jakarta.
-
Data Kemiskinan: Berdasarkan data BPS tahun 2024, sekitar 9.03% penduduk Indonesia masih hidup di bawah garis kemiskinan. Bamsoet menekankan perlunya aksi nyata untuk meringankan beban ekonomi mereka.
Persatuan dan Toleransi
-
Penguat Persatuan: Melalui aksi berbagi, diharapkan egoisme bisa ditekan dan solidaritas diperkuat, menjadikan masyarakat lebih harmonis.
-
Nilai-Nilai Ramadhan: Bulan Ramadan juga dianggap sebagai pengingat akan pentingnya toleransi dan menghormati antar umat beragama untuk menciptakan persatuan yang lebih kuat.
Bamsoet berharap, melalui peningkatan kepedulian sosial, bangsa Indonesia dapat bersatu dalam menghadapi berbagai tantangan, seiring dengan potensi luas masyarakat Indonesia yang merayakan Ramadan.